Sabtu, 09 Mei 2015

NAGAN RAYA NEGERI GIOK


Inilah Kronologi Penemuan Batu Giok Seberat 20 ton di Nagan Raya Aceh

Inilah Kronologi Penemuan Batu Giok Seberat 20 ton di Nagan Raya Aceh
Di musim trend batu akik seperti saat ini, kisah kronologi penemuan batu akik giok yang beratnya mencapai 20 ton di Nagan Raya Aceh seperti sebuah kisah penemuan harta karun. Bagaimana tidak, secara tak sengaja seorang pencari batu mulia bernama Usman (45), warga Pante Ara yang letaknya dekat dengan hutan lindung di daerah tersebut, menemukan batu seukuran mobil yang ternyata adalah batu giok.
Dirinya bersama serombongan pria asal desa setempat memang sedang masuk hutan dalam rangka mencari batu mulia. Melihat sebuah batu besar yang tertutup semak dan pepohonan, Usman kontan penasaran dan membersihkan semak yang menutupinya. Saat tahu bahwa itu adalah jenis batu giok, hebohlah para pencari batu tersebut.
“Setelah semak dibersihkan, mereka kaget karena batu giok itu besar sekali. Kira-kira beratnya 20 ton,” kisah seorang pencari batu lain, Kamaruzzaman seperti dilansir detik.com.
Namun keinginan Usman untuk mengambil giok itu ditunda, karena sebelumnya pemerintah daerah Nagan Raya telah mengeluarkan peraturan atau moratorium yang berbunyi warga dilarang membawa keluar batu mulia dengan ukuran lebih dari 10 kg dari hutan lindung. Memang hutan lindung Nagan dikenal merupakan wilayah yang kaya dengan batuan alam sehingga untuk mencegah kerusakan hutan akibat pertambangan liar maka dibuatlah peraturan itu.
Lalu warga pencari batu tersebut pun pergi tanpa mengambil batu giok raksasa itu. Sayangnya di malam hari, beberapa pencari batu dari luar daerah datang ke lokasi batu berada dan mencoba memecah lalu membawanya. Warga pun marah dan mendatangi lokasi. Polisi setempat juga akhirnya turun tangan mengamankan batu super yang jenisnya diperkirakan idocrase super, solar dan neon yang bernilai tinggi.
Tak heran jika pengamanan bersenjata diterjunkan, sebab dalam bentuk batu cincin saja harganya bisa mencapai kisaran Rp20 juta. Batu temuan Usman itu diperkirakan nilainya mencapai Rp30 miliar secara keseluruhan.
Batu giok Aceh sendiri sudah terkenal keindahannya hingga manca negara, sebagai kekayaan alam yang jadi sumber pendapatan daerah dan masyarakat setempat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar